Kelangkaan Pupuk Dikeluhkan Petani Wonosari, Dinas Pertanian Jember Ungkap Kendala Pendataan RDKK

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Okt 2026 13:29 67 salman

 

Nusabarong.com JEMBER – Kelangkaan dan keterlambatan distribusi pupuk kembali menjadi keluhan petani di Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan tanaman jagung dan berpotensi menyebabkan petani mengalami gagal panen.

Kepala Desa Wonosari, Hadi Purnomo, menyampaikan aspirasi tersebut kepada perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Jember dalam kegiatan Grebek Tani Sehat yang diselenggarakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Selasa (27/10/2026).

Hadi Purnomo berharap dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kelangkaan pupuk, terutama saat petani memasuki masa tanam jagung. Menurutnya, keterlambatan dan keterbatasan pupuk menjadi persoalan yang perlu segera mendapatkan perhatian agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Dinas Pertanian Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendataan serta penyempurnaan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Menurut Luhur Prayogo  salah satu kendala dalam proses pendataan di Kabupaten Jember adalah adanya lahan pertanian yang disewakan oleh pemiliknya kepada pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan data petani, penggarap, dan lahan pertanian tercatat secara akurat.

“Pada saat ini kami masih melakukan pendataan dan proses penyempurnaan RDKK. Rata-rata kendala di Jember adalah pemilik lahan sawah menyewakan lahannya kepada penyewa, sehingga pendataan lahan tersebut masih minim,” jelas Luhur Prayogo.

Penyempurnaan RDKK menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kebutuhan pupuk petani tercatat dengan baik. Data yang akurat diharapkan dapat membantu penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Persoalan tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat pupuk merupakan salah satu kebutuhan penting bagi petani dalam menunjang pertumbuhan tanaman dan menjaga hasil produksi pertanian.

Melalui forum tersebut, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih baik antara pemerintah desa, Dinas Pertanian Kabupaten Jember, serta kelompok tani untuk memperbaiki pendataan dan mencari solusi atas persoalan pupuk yang selama ini dikeluhkan petani.

Petani Wonosari berharap upaya penyempurnaan data RDKK dapat segera dituntaskan sehingga kebutuhan pupuk pada musim tanam berikutnya dapat terpenuhi secara lebih baik. Dengan demikian, petani dapat menjalankan kegiatan pertanian dengan lebih tenang tanpa terus dibayangi kekhawatiran kekurangan pupuk dan ancaman gagal panen.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA