5 hari  lalu
5 hari  lalu

Ketum GWI Ucapkan Selamat Jalan kepada Ibu Tri Hari Mastuty

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Jun 2026 18:45 96 salman

BANYUWANGI,Nusabarong.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Gabungan Wartawan Indonesia (GWI). Ibu Tri Hari Mastuty dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 01.58 WIB di RSUD Banyuwangi, Jawa Timur.
โ€ŽKepergian almarhumah tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga bagi sahabat, kerabat, dan sejumlah pihak yang mengenalnya. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih sayang, tulus, dan memiliki perhatian besar terhadap orang-orang di sekitarnya.
โ€ŽSetelah proses penanganan dan persiapan keluarga, jenazah almarhumah diberangkatkan dari Banyuwangi menuju Denpasar, Bali. Selanjutnya, almarhumah akan dimakamkan di Makam Mumbul, Kabupaten Badung, Bali. Adapun jadwal pemakaman akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak keluarga.
โ€ŽAtas kabar duka tersebut, Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Andera, menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Ia mengaku sangat kehilangan sosok yang selama ini telah memberikan banyak perhatian, nasihat, dan kasih sayang dalam kehidupannya.
โ€Žโ€Kami keluarga besar Andera menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Ibu Tri Hari Mastuty. Beliau adalah mama angkat yang penuh kasih sayang, kebaikan, dan ketulusan. Kehadiran beliau telah memberikan banyak pelajaran serta kenangan berharga bagi kami,โ€ ujar Andera, Kamis (18/6/2026).
โ€ŽMenurutnya, almarhumah merupakan figur yang memiliki tempat istimewa di hati keluarga besar Andera. Nilai-nilai kehidupan yang diajarkan serta keteladanan yang ditunjukkan selama hidup akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi mereka yang pernah dekat dengannya.

โ€ŽDalam suasana duka tersebut, Andera juga memanjatkan doa agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

โ€Žโ€Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan,โ€ tambahnya.
โ€ŽKepergian Ibu Tri Hari Mastuty menjadi kehilangan yang mendalam bagi banyak pihak. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa, ketulusan, serta kebaikan yang telah beliau berikan semasa hidupnya.
โ€ŽDi mata keluarga dan orang-orang terdekat, almarhumah akan selalu dikenang sebagai sosok yang menghadirkan kehangatan, kepedulian, dan semangat kebersamaan. Meski telah berpulang, jejak kebaikan yang ditinggalkannya diyakini akan terus hidup dalam ingatan dan hati mereka yang pernah mengenalnya.
Sosok Ibu Tri Hari Mastuty dikenal luas sebagai Eyang Ratih Gunung Lawu. Almarhumah juga sebagai Ketua Paranormal Wanita Indonesia. Beliau tutup usia pada usia 68 tahun. (Tim DPP GWI)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA