4 hari  lalu
4 hari  lalu

๐Š๐ž๐ฉ๐š๐ฅ๐š ๐๐†๐ ๐’๐ฎ๐๐š๐ซ๐ฒ๐จ๐ง๐จ ๐“๐ž๐ ๐š๐ฌ: ๐’๐๐๐† ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐Œ๐ž๐ฅ๐š๐ง๐ ๐ ๐š๐ซ ๐๐š๐ง ๐“๐š๐ค ๐๐ข๐ฌ๐š ๐ƒ๐ข๐ฉ๐ž๐ซ๐›๐š๐ข๐ค๐ข ๐‡๐š๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐ƒ๐ข๐ญ๐ฎ๐ญ๐ฎ๐ฉ

waktu baca 1 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 19:10 16 salman

 

Bogor,Nusabarong.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026) mulai pukul 03.00 WIB. Sidak dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar keamanan, gizi, mutu, dan pelayanan.

Sidak dilakukan tanpa pemberitahuan agar kondisi operasional SPPG dapat terlihat secara langsung. Sudaryono mengapresiasi dapur yang telah berjalan baik, namun meminta perbaikan bagi unit yang masih belum memenuhi standar. Ia menegaskan SPPG yang tidak mampu diperbaiki dan melanggar ketentuan akan diberikan tindakan tegas hingga penghentian operasional.

Sudaryono juga mendorong peningkatan kualitas layanan, termasuk variasi menu agar penerima manfaat tidak merasa bosan. SPPG yang berkinerja baik akan mendapat apresiasi, sementara yang tidak disiplin akan diberikan sanksi demi menjaga keberhasilan Program MBG.

Dikutip By

Naskah | Admin: Rk

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA