Jember,nusabarong com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat peran koperasi sebagai instrumen pemerataan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam acara pelantikan dan pengukuhan jajaran pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Jember masa bakti 2026–2030 yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (13/3/2026).
Menurut Gus Fawait, koperasi merupakan salah satu model ekonomi yang paling sesuai dengan semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Karena itu, koperasi harus terus diperkuat agar mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
“Pemerataan ekonomi salah satunya melalui koperasi. Karena itu kami sepakat bahwa koperasi di Jember ke depan tidak hanya berkembang di kalangan generasi lama, tetapi juga harus menjadi ruang ekonomi bagi generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar pengenalan koperasi dapat dilakukan sejak dini melalui lingkungan pendidikan, sehingga anak-anak muda memiliki pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai dan jati diri koperasi. Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan bagi penguatan koperasi melalui sinergi dengan Dekopinda dan Dinas Koperasi.
“Kami ingin koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi di Jember. Jika koperasi bisa dikonsolidasikan dengan baik, maka dampaknya akan besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Gus Fawait.
Sementara itu, gerakan koperasi di Kabupaten Jember memasuki babak baru dengan dilantiknya jajaran pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Jember masa bakti 2026–2030. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konsolidasi gerakan koperasi di daerah sekaligus mempertegas peran Dekopinda sebagai wadah tunggal gerakan koperasi sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.
Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia, Bambang Haryadi, serta para pegiat koperasi dari berbagai sektor. Dalam sambutannya, Bambang Haryadi menegaskan bahwa Dekopin merupakan organisasi yang menaungi seluruh gerakan koperasi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya konsolidasi seluruh koperasi di daerah agar dapat berjalan selaras dengan program pemerintah.
Menurutnya, koperasi di daerah tidak hanya terbatas pada koperasi simpan pinjam yang selama ini dikenal masyarakat, tetapi harus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang lebih luas. Seluruh koperasi yang telah ada, termasuk koperasi unit desa yang masih aktif, perlu dikolaborasikan dengan berbagai program pembangunan ekonomi pemerintah.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi gerakan koperasi saat ini, yakni membangun kembali kepercayaan publik terhadap koperasi. “Pekerjaan rumah kita bersama adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Selama ini masih banyak stigma bahwa koperasi hanya identik dengan simpan pinjam. Padahal koperasi memiliki potensi besar sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Jember periode 2026–2030, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan bahwa kepengurusan baru menetapkan sejumlah prioritas utama yang akan menjadi fokus kerja selama lima tahun ke depan.
Prioritas pertama adalah memperkenalkan kembali Dekopinda kepada masyarakat luas.
Dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan Dekopinda dinilai belum banyak dikenal publik sehingga diperlukan upaya sosialisasi yang lebih intensif.
Prioritas kedua adalah penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia koperasi. Dekopinda akan mendorong peningkatan kapasitas pengurus dan anggota koperasi melalui pelatihan, pendidikan, serta pendampingan manajemen agar koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, digitalisasi koperasi juga menjadi agenda strategis yang akan terus didorong. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, koperasi di Jember diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem digital agar tetap kompetitif.
“Kami ingin koperasi di Kabupaten Jember mampu beradaptasi dengan era digitalisasi. Dengan teknologi, koperasi bisa meningkatkan pelayanan kepada anggota sekaligus memperkuat daya saing di pasar,” jelas Ardi.
Melalui kepengurusan baru ini, diharapkan gerakan koperasi di Kabupaten Jember semakin kuat, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di daerah.
Tidak ada komentar