Rendah nya Kesadaran Warga,Buang Sampah Sembarangan

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Okt 2025 08:11 150 salman

Jember, nusabarong.online – Rendahnya kesadaran masyarakat terkait bahaya membuang sampah secara sembarangan. Tepatnya di JL Untung Suropati sebelah timur dekat Ponpes Darus Sholihin Dusun Mandaran I atau menuju Padukuan Gumukrejo Desa Puger Kulon Kecamatan Puger.

Keberadaan matrial sampah ini bisa berakibat merusak ekosistem, mencemari lingkungan, hingga menjadikan sebab musabab sumber dari segala penyakit.
Pentingnya sosialisasi ke masyarakat sekitar dari Pemdes atau Dinas terkait,sehingga warga masyarakat tidak seenaknya membuang sampah secara sembarangan.
Masyarakat “apa gagal faham belum mengerti atau pura pura tidak tahu”dari perbuatan membuang sampah sembarangan sehingga menjadi tumpukan sampah sepadan marka jalan menuju area Ponpes Darus Sholihin dan SMP Ahmad Djani
Selain mengganggu aktifitas masyarakat yang mau ke makam umum juga mengganggu aktifitas belajar mengajar.pada Jumat (29/08/2025).
Dari pantauan media warga sekitar setiap hari terpaksa menghirup bau menyengat dari sampah yang sudah menumpuk berbulan bulan. Situasi ini kalau dibiarkan terus menerus tanpa ada solusi dari pihak terkait,tidak menutup kemungkinan akan berdampak menimbulkan segala penyakit pada  sewaktu-waktu.
Jaenal selaku Sekcam kecamatan Puger saat dikonfirmasi mengaku persoalan sampah telah  berulang kali dibahas dalam rapat koordinasi bersama pemerintah desa.Namun kesadaran dari masyarakat terkait sampah masih rendah.
Kami prihatin karena adanya dua lembaga pendidikan dan aktifitas masyarakat yang mau menuju makam.paparnya
Warga sekitar yang bernama Puji mengeluhkan terkait sampah yang dibuang disebelah rumahnya bahkan membuang sampah pas didepan rumah.
Lanjutnya” pak saya harus lapor kemana terkait sampah ini’. keluarga saya cemas kalau dampak sampah ini akan menimbulkan penyakit karena setiap hari harus menghirup bau sampah yang menyengat.paparnya
Tumpukan sampah juga disorot oleh tokoh masyarakat Puger kulon yang bernama Nurdianto menurutnya orang yang membuang sampah bukan warga sekitar dari berbagai penjuruh bahkan ada yang dari luar desa dan pemerintah sudah menyiapkan 2 bak sampah di daerah pelabuhan pantai Puger.ucap nya
Harapan kami masyarakat sadar membuang sampah pada tempatnya.
Sebetulnya ada dua opsi untuk masyarakat membuang sampah.
Yang pertama masyarakat membayar jasa di petugas pemungut sampah dari DLH.
Yang kedua harapan kami membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan oleh pemerintah.pungkasnya

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA