Sektor Pariwisata Dan JFC Masuk Program Unggulan Kabupaten Jember

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Jul 2026 09:26 61 salman

Jember,Nusabarong.com  – Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sesi Pro Gus’e yang digelar di SMPN 1 Jember, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyajikan rangkaian acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendongkrak perekonomian melalui sektor pariwisata.

Diantara daya tarik  yang paling utama  datang dari pagelaran busana jalanan kelas dunia, Jember Fashion Carnaval  (JFC) pada tahun 2026. festival busana kebanggaan Indonesia ini dipastikan kembali menjadi perhatian dunia internasional.menurut keterangan Bupati Jember Gus Fawait di SMP 1 Negeri Jember.

Dalam sambutan pidato nya Gus Fawait menjelaskan bahwa persiapan matang tengah dilakukan agar JFC tahun ini tampil lebih megah dari edisi-edisi sebelumnya.

Lebih lanjut lagi menurut Gus’e “JFC akan diselenggarakan mulai 24 Juli hingga puncak acaranya pada 26 Juli 2026,” ungkap bupati pada Jumat (17/7/2026) sore. Gus Fawait mengingatkan kembali bahwa JFC memegang predikat sebagai karnaval terbesar kedua di dunia, tepat di bawah karnaval legendaris Rio de Janeiro, Brasil.

Pemerintah daerah akan mengoptimalkan publikasi melalui berbagai media massa dan jejaring sosial guna menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. “Kami menggarap agenda ini dengan sangat serius. Lewat promosi digital yang gencar, kami optimis JFC 2026 akan jauh lebih semarak dan membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait.
Selain JFC, kemeriahan bulan Juli juga akan diwarnai dengan momentum olahraga global. Pemkab Jember bakal menggelar nonton bareng (nobar) laga puncak Piala Dunia pada 20 Juli 2026 di Alun-Alun Kabupaten Jember.
Gus Fawait mengemas acara nobar ini sebagai pesta rakyat yang inklusif dan merakyat. Tujuannya adalah menghidupkan ekosistem UMKM dan pedagang kaki lima di sekitar alun-alun demi memutar roda ekonomi akar rumput.
“Tidak ada area khusus atau fasilitas istimewa. Bupati, jajaran kepala dinas, hingga warga biasa akan berbaur dan duduk lesehan bersama di area alun-alun,” ungkapnya.
Dengan sinergi berbagai acara berskala besar ini, Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait optimistis dapat memosisikan diri sebagai destinasi festival dan pariwisata utama di Jawa Timur sepanjang paruh kedua tahun 2026.
Namun, JFC dan nobar final piala dunia bukanlah satu-satunya. Tercatat, masih banyak agenda yang akan digelar mulai Juli hingga Agustus 2026.
Di antaranya, Ngaji Dengan Cinta pada 26 Juli 2026, JKCI Festival 2026 pada 31 Juli – 1 Agustus 2026, Jember Bersholawat pada 5 Agustus 2026, Internasional Jember Marcing Carnival pada 7–9 Agustus 2026, Konser Cinta NKRI pada 17 Agustus 2026, Sholawatan & Ancak Agung pada 23 Agustus 2026, hingga Tajemtra 2026 pada 29 Agustus 2026.***

(Sam terobos)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA